Lompat ke konten
Tentang Saya

Tentang Saya

22 tahun Bogor, Indonesia Mahasiswa Manajemen Bisnis (semester akhir)

Saya bukan siapa-siapa. Serius — tidak ada gelar mentereng, tidak ada daftar sertifikat sepanjang jalan tol. Tapi saya pemimpi, dan mimpi saya sederhana: membangun banyak hal di internet.

Siapa saya, sejujurnya

Kalau harus memperkenalkan diri dalam satu tarikan napas: saya orang yang lebih suka membangun daripada mengerjakan satu hal spesifik yang rumit. Saya bukan spesialis yang menghabiskan sepuluh tahun mendalami satu sudut sempit — saya generalis yang senang melihat gambaran besar, lalu mencari jalan paling efektif dan efisien untuk sampai ke sana.

Saat ini saya tinggal di Bogor dan sedang menyelesaikan studi Manajemen Bisnis di semester akhir — tempat sisi bisnis saya mendapat fondasi formalnya, sementara sisi membangunnya saya asah langsung di dunia nyata.

Cara kerja saya paling dekat dengan gerakan indie hacker: solopreneur yang membangun produk — SaaS dan web — seorang diri dari ide sampai rilis, jalur yang dipopulerkan builder seperti Pieter Levels (levelsio). Tanpa tim besar, tanpa menunggu izin, tanpa modal raksasa: satu orang, tumpukan alat yang tepat, dan kemauan untuk terus menayangkan karya.

Di sisi lain, saya juga pebisnis dan pengusaha. Bagian favorit saya dari dunia bisnis adalah melihat peluang — celah yang belum digarap, kebutuhan yang belum dijawab, momen yang belum dimanfaatkan. Membangun dan berbisnis bagi saya dua sisi dari koin yang sama: yang satu membuat sesuatu, yang satu memastikan sesuatu itu berarti.

Bekal saya bukan keahlian tunggal, melainkan kombinasi: paham basic coding, paham cara kerja internet, terbiasa mengelola proyek dan bisnis dari ide sampai jadi, dan fasih bekerja dengan AI. Satu per satu mungkin terdengar biasa. Digabungkan, kombinasi itu memungkinkan saya membangun hal-hal yang dulu butuh satu tim penuh.

Yang ada di kotak peralatan saya

  • Vibe coding & AI-native engineering — membangun software dengan mengarahkan AI: saya pegang arsitektur, keputusan, dan standar kualitas; eksekusi detailnya didelegasikan ke alat.
  • Manajemen bisnis & kepekaan peluang — membaca pasar, melihat celah yang bisa dibangun, dan mengelola sisi bisnis dari apa yang saya buat.
  • Manajemen proyek — memecah ide besar menjadi fase dan langkah yang jelas, menentukan prioritas, dan memastikan semuanya benar-benar selesai.
  • Engineering project — dari merancang sistem, memilih teknologi, sampai menayangkannya ke server produksi.
  • Dasar coding & internet — cukup untuk membaca alur kode, memahami cara kerja web, menilai kualitas hasil, dan tahu persis apa yang saya minta.

Kebiasaan yang saya pelihara: riset

Saya suka melakukan riset — membaca, membandingkan, menggali sesuatu sampai paham — bahkan ketika hasilnya akhirnya tidak terpakai. Bagi sebagian orang itu buang-buang waktu; bagi saya itu menabung. Setiap riset yang "tidak berguna" adalah titik yang tersimpan, dan suatu saat titik-titik itu tersambung menjadi peluang yang tidak dilihat orang lain. Kemampuan melihat opportunity jarang datang dari bakat; ia datang dari rasa penasaran yang rajin dipelihara.

Prinsip kerja saya

Tiga hal yang hampir selalu menjadi kompas keputusan saya:

  • Efektif mengalahkan sibuk. Saya selalu mencari jalan terpendek yang tetap benar — bukan jalan terpanjang yang terlihat mengesankan.
  • Selesai mengalahkan sempurna. Versi yang tayang dan bisa dipakai selalu menang melawan rencana megah yang tinggal di kepala.
  • Alat adalah tuas, bukan aib. Zaman ini memberi tuas terbesar dalam sejarah untuk para pembangun. Saya memakainya tanpa gengsi.

Apa yang saya bangun?

Apa saja — dan saya serius dengan kata itu. Aplikasi web, sistem, alur kerja, proyek eksperimen; kalau bisa dibangun, saya tertarik. Situs yang sedang kamu baca ini pun contohnya: platform lengkap dengan blog, portofolio, panel admin, dan SEO yang saya bangun dengan pendekatan AI-native, dari server kosong sampai tayang.

Kenapa situs ini ada?

Supaya semua karya, tulisan, dan tautan saya punya satu rumah. Dan supaya ada bukti nyata dari apa yang saya percaya: kamu tidak perlu menjadi ahli dulu untuk mulai membangun — kamu perlu mulai membangun untuk menjadi ahli.

Mau ngobrol, kolaborasi, atau sekadar menyapa? Kirim pesan atau tinggalkan jejak di buku tamu.

Terhubung di LinkedIn

Untuk urusan profesional, kolaborasi, atau sekadar memperluas jaringan.