Situs yang sedang kamu baca ini adalah studi kasus dari tulisan saya soal vibe coding. Semuanya — desain, kode, panel admin, sampai konfigurasi server — dibangun dalam satu hari kerja bersama AI. Ini catatan jujurnya.
Briefnya sederhana, keputusannya tidak
Brief awal saya satu kalimat: platform personal all-in-one (portofolio, blog, link-bio) yang SEO-nya kuat, playful tapi profesional, dan dwibahasa. Dari satu kalimat itu lahir puluhan keputusan: render di server demi SEO, panel admin dibangun dari nol, konten Indonesia + Inggris dengan hreflang, sampai statistik pengunjung sendiri tanpa layanan pihak ketiga.
Yang berjalan mulus
- Fondasi cepat berdiri. Struktur data, halaman publik, dan panel admin lengkap — dalam hitungan jam, bukan minggu.
- SEO bawaan sejak lahir. Sitemap dwibahasa, data terstruktur, gambar OG yang dibuat otomatis untuk tiap artikel.
- Test otomatis. Puluhan pengujian memastikan semua alur bekerja — form, moderasi, jadwal terbit, newsletter.
Yang perlu direvisi (dan pelajarannya)
Versi pertama tidak langsung benar. Saya minta revisi besar: semua emoji diganti ikon yang konsisten, konten demo yang terasa palsu dihapus total, dan jejak framework disembunyikan. Pelajarannya: hasil kerja AI itu draf yang sangat cepat — selera dan standar tetap harus datang dari manusianya. Kalau kamu tidak rewel, hasilnya akan generic.
Angka-angkanya
Satu hari kerja. Dua bahasa. Tiga puluh pengujian otomatis yang lulus. Nol baris kode yang saya ketik sendiri — tapi ratusan keputusan yang saya buat. Menurut saya, pertukaran itu sangat masuk akal.
Situs ini akan terus berubah karena sekarang saya punya panel admin untuk mengelolanya. Tapi fondasinya berdiri dalam sehari — dan beberapa tahun lalu, kalimat itu terdengar mustahil.